UI siapkan portal UKM Bodebek, 3 kota metropolis, dan 2 kabupaten

Kerjasama dengan Kemenkop dan UKM termasuk info perijinan

Ilustasi. @dok. ist

LENSAINDONESIA.COM: Universitas Indonesia (UI) menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI dalam rangka membangun ketersediaan informasi lengkap bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM) di berbagai pelosok daerah di Indonesia.

Kerjasama tersebut ditandai Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama yang akan dilakukan oleh Rektor UI Prof Dr Ir Muhammad Anis, M.Met dan Menteri Koperasi dan UKM RI AAGN Puspayoga, Kamis siang (14/09/2017), di Audit. Lt.2, Kementerian Koperasi & UKM – Jl. Rasuna Said Kav.3-5, Setiabudi – Jaksel.

“Acara ini juga akan ditampilkan dan disimulasikan www.UKMIndonesia. org – sebuah portal online yang memudahkan pengguna untuk mencari informasi seputar perizinan untuk UKM,” papar Kepala Humas dan KIP UI, Dr Rifelly Dewi Astuti, SE, MM dalam rilisnya kepada
LensaIndonesia,  Kamis (14/09/2017).

Web portal ini dikembangkan Lembaga Penyelidikan Ekonomi & Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (LPEM-FEB UI) dan telah menyediakan konten informasi UKM pada delapan kota: Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek), Bandung, Denpasar, Payakumbuh, Sukabumi dan Surabaya.

Fitur ini merupakan inovasi utama dalam menyajikan informasi perizinan yang menjadikan Web Portal ini dapat berperan sebagai pelengkap dari berbagai Web Portal yang sudah dimiliki masing-masing pemerintah daerah.

Web portal daerah secara langsung menyajikan daftar perizinan dan mengasumsikan pengguna sudah mengetahui izin-izin apa saja yang mereka butuhkan. Web Portal ini mencakup enam sub-sektor usaha yang berkaitan dengan sebagian besar kegiatan UKM di perkotaan Indonesia:

Industri Makanan, Industri Tekstil, Jasa Penyediaan Makanan dan Minuman, Jasa Akomodasi, Perdagangan Eceran, dan Jasa Pelayanan Pariwisata.

“Diharapkan Web Portal ini bisa menjadi alat bantu bagi pemerintah Kota atau Kabupaten untuk dapat lebih transparan kepada masyarakat, khususnya dalam menyediakan informasi perizinan dan program-program pendukung UKM dengan lebih terstruktur, terstandar, dan mudah diakses,” jelas Riffely. @prui