I Made Sukadana resmi Pimpin Forki Jatim

Dilantik Gatot Nurmantyo

I Made Sukadana (kanan) saat dilantik sebagai ketua baru Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Timur periode 2017-2021. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Forki Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Wisma Perwira Lanudal Juanda, sore (18/09/2017). FOTo: Fredy-lensaindonesia.com

LENSAINDONESIA.COM: Tugas berat menanti I Made Sukadana sebagai ketua baru Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Timur.

I Made Sukadana resmi menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Forki Jawa Timur periode 2017-2021, prosesi pelantikan di Wisma Perwira Lanudal Juanda, sore (18/9/2017) Surabaya.

FORKI adalah organisasi olahraga yang mengemban misi membina dan meningkatkan harkat bangsa dan negara serta menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan bangsa.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Forki Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sebelum melantik, Gatot sempat menitipkan pesan kepada para pengurus yang baru. Dia mengingatkan bahwa Forki adalah organisasi olahraga yang mengemban misi membina dan meningkatkan harkat serta martabat bangsa.

“Bahwa kehadiran saudara-saudara dalam kepengurusan FORKI provinsi Jawa Timur adalah untuk siap memberikan pengabdian demi kejayaan olahraga Karate bukan sekedar mencari polularitas kedudukan dan kehormatan” terang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmanty.

Bahwa kepercayaan dan kehormatan yang di berikan masyarakat olahraga Karate melalui musyawarah FORKI Provinsi Jawa Timur harus di pertanggung jawabkan dengan kerja keras dan berkarya, oleh karena itu untuk dilantik pengurus FORKI Provinsi Jawa Timur.

Jawa Timur sendiri merupakan salah satu barometer olahraga karate di indonesia.

“Pembinaan berkesinambungan di Jawa timur telah terbukti menghasilkan atlet-atlet berprestasi. Setiap pembinaan di tingkat nasional, baik senior maupun junior, pasti ada atlet jawa timur,” katanya.

Gatot meminta kepada pengurus Forki Jawa Timur yang baru untuk dapat meningkatkan kinerja yang sudah ada.

Selain itu, I Made Sukadana menambahkan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan penataan organisasi sampai ke tingkat bawah.

“Masih ada pengurus di daerah yang waktunya ganti tapi belum dilakukan. Mereka belum melakukan musyawarah daerah. Itu yang akan kita lakukan, penataan organisasi,” imbuhnya.@fredy