Lembaga ini jamin mudah peroleh sertifikasi halal

Tunggu proses regulasi turunan

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal telah menggaransi akan mempermudah dunia usaha untuk pengurusan sertifikasi halal. ilust-ist

LENSAINDONESIA.COM: Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal telah menggaransi akan mempermudah dunia usaha untuk pengurusan sertifikasi halal.

Sebelumnya, pemerintah melimpahkan peran pengelolaan dan penerbitan sertifikasi halal yang biasanya ditangani Majelis Ulama Indonesia dengan meresmikan BPJPH. Lembaga ini bertanggung jawab terkait urusan administratif pada registrasi sertifikasi halal.

Sukoso, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyampaikan, lembaga ini selalu mudah bermediasi dengan industri terkait layanan untuk pengurusan sertifikasi yang tak rumit.

“Respon industri dan dunia usaha sangat positif terhadap BPJPH. Bahkan, mereka aktif meminta pihak kami selalu sosialisasi,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Kamis (12/10/2017).

Sukoso menambahkan, beleid jaminan produk halal menginstruksikan semua produk barang dan jasa di dalam negeri sejatinya sudah tersertifikasi halal di tahun 2019. Jika kebijakan tersebut lebih cepat, maka lebih baik.

Syarat wajib mengantongi sertifikasi halal meliputi berbagai barang terkategori produk makanan minuman, farmasi, biotekbologi, dan lainnya.

“Kami tetap memprioritaskan mana lebih dahulu dirampungkan. Tentu saja, produk makanan minuman yang diutamakan, kemudian pada produk kosmetik dan farmasi,” ujarnya.

BPJPH sementara ini menunggu proses berbagai regulasi turunan. Yakni regulasi yang belum ada pada beleid jaminan produk halal diantaranya standar biaya sertifikasi beserta lembaga yang ditunjuk sebagai quality control produk.

“Hal tersebut yang masih disesuaikan dan diselesaikan legalitasnya oleh Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Keuangan. Insya Allah semoga akhir tahun ini rampung, intinya tahun ini seluruh payung hukumnya sudah siap,” pungkas Sukoso.@bis,Eld-Licom