Media asing soroti mundurnya Uskup Hubertus Leteng yang dituduh jalin hubungan dengan perempuan

Juga dituduh menggelapkan uang gereja

Uskup Hubertus Leteng.

LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah media asing menyoroti mundurnya Mgr. Hubertus Leteng dari jabatannya sebagai Uskup Keuskupkan Ruteng di Flores. Keputusan ini diambil di tengah tuduhan memilki perempuan simpanan dan skandal lainnya.

Sejumlah media internasional seperti BBC, AFP, Seattle Times dan sebagainya melansir pernyataan otoritas Vatikan pada 11 Oktober 2017 yang menyatakan Paus Fransiskus telah menerima permohonan pengunduran diri Uskup Hubertus.

“Paus Fransiskus telah menerima pengunduran diri dari penanganan pastoral pada Keuskupan Ruteng, Indonesia, yang diajukan oleh Hubertus Leteng,” demikian pernyataan resmi Kantor Paus Fransiskus dalam situsnya.

Paus Francis disebutkan telah menerima surat pengunduran Mgr. Hubertus Leteng pada Rabu (11/10/2017) kemarin, namun tidak dijelaskan kasus yang menjerat dirinya. Bersamaan dengan itu, diumumkan pula pengangkatan Mgr Silvester San Pr dari Keuskupan Denpasar sebagai Administrator Apostolik.

Total sudah ada 69 pendeta yang memutuskan mengundurkan diri sebagai aksi protes terhadap tindakan dugaan korupsi Mgr. Hubertus Leteng. Dia diduga menggelapkan uang gereja sebesar US$124 ribu (Rp1,6 miliar) dan menjalin hubungan dengan seorang perempuan, seperti dikutip Kamis (12/10/2017).

Uskup Hubertus sendiri sebelumnya telah membantah tuduhan itu. Dia hanya mengatakan uang itu digunakan untuk pendidikan anak-anak muda. Dia juga mengatakan tuduhan ia menjalin dengan perempuan adalah “fitnah”

Vatikan tidak memberikan penjelasan terkait keputusan ini, termasuk Uskup Hubertus juga tidak memberikan alasan pengunduran dirinya secara mendadak.

Uskup Hubertus pensiun di usia 58 tahun atau 17 tahun lebih cepat dari usia pensiun seorang uskup. Meski penduduk Indonesia mayoritas Muslim, namun juga jadi rumah bagi 45 keuskupan dan 4.900 gereja Katolik, mengutip data Vatikan. @sit