Segmen korporasi dongkrak laba bersih BNI hingga Rp 10,16 triliun

Tak hanya andalkan pendapatan dari bunga

Posisi pertumbuhan laba bersih BNI memang disumbang dari perolehan komisi, khususnya datang dari nasabah segmen korporasi. Foto-ist

LENSAINDONESIA.COM: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berhasil meraih kenaikan laba bersih sebesar 31,6% menjadi Rp10,16 triliun dibandingkan dengan kuartal III/2016. Kenaikan ini salah satunya didongkrak dari segmen perusahaan.

Wakil Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI), Herry Sidharta menyampaikan, posisi pertumbuhan laba bersih BNI memang disumbang dari perolehan komisi, khususnya datang dari nasabah segmen korporasi.

“BNI masih memiliki segmen korporasi yang besar, diperoleh dari segmen tersebut sehingga tak sekedar mengandalkan pendapatan bunga, namun juga dari pendapatan komisi,” ujar Herry dalam paparan kinerja kuartal III/2017 di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Di tengah pencapaian pertumbuhan laba bersih tersebut, bunga bersih BNI hanya tumbuh sebesar 7,5% menjadi Rp23,51 triliun dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Sedangkan pendapatan non bunga, tercaat naik sebesar 15,1% menjadi Rp7,18 triliun dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Untuk pertumbuhan kredit, perseroan ada kenaikan sebesar 13,3% menjadi Rp421,41 triliun, lalu untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sebesar 19,6% menjadi Rp480,53 triliun.@bis,Eld-Licom