LENSAINDONESIA.COM: Sabtu (30/7), Anto (22), warga Jl Kalimas Baru II membunuh adik iparnya sendiri, Agus Winarto (27).
Sampai saat ini pihak kepolisian masih mengejar pelaku yang melarikan diri usai membunuh adik iparnya tersebut. Belum jelas motif tersangka saat menusuk warga Jl Dupak Bangunrejo itu dengan sebilah pisau di bagian rusuk kirinya.
“Beberapa saksi telah kita mintai keterangan termasuk orang tua korban, yang jelas kasus ini sedang kita kembangkan dan pelaku masuk DPO,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Jayadi kepada wartawan di Mapolres, Sabtu (30/7) malam.
 Dari informasi yang dihimpun sementara oleh pihak kepolisian, tersangka merasa sakit hati lantaran rumah tangganya dengan Evi Nuraini (20) selalu dicampuri oleh keluarga.
 “Kami belum bisa memberikan kesimpulan yang pasti karena pelaku masih dalam pengejaran” terang AKBP Jayadi.
 Orangtua korban, Basuki (54), menjelaskan bahwa tersangka sering berperilaku kasar terhadap Evi Nuraini  yang juga kakak korban.
 Bahkan saking seringnya perlakuan tersangka membuat Eni tidak betah di rumah dan ingin tinggal dirumah orangtuanya.
“Akhirnya, kemarin (30/7) saya menjemput Eni dan langsung diantar Agus ke Jl Kalimas Baru, rumah yang ditinggali anak saya dengan suaminya itu. Tiba-tiba, dia (pelaku, red) marah-marah dan menusuk anak saya Agus,” aku Basuki yang melarikan Agus ke RS PHC Tanjung Perak dengan menggunakan becak.
 “Saya sempat menghalangi, tapi pelaku keburu menusuk perut Agus dengan pisau yang diambilnya dari dapur,” tutur Basuki dengan raut sedih saat dimintai keterangan penyidik.
“Yang jelas tersangka sudah kita ketahui identitas dan keberadaannya, tunggu saja hasilnya nanti” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.ded/LI-07