LENSAINDONESIA.COM: Perusahaan Minyak milik Brazil Petroleo Brasileiro SA (PETR4) terlihat sangat yakin bakal menaikkan kuota minyak dan gas alam dalam tahun ini. Chief Executive Officer (CEO) Petrobas Jose Sergio Gabrielli menandaskan bahwa pihaknya akan mampu mendongkrak kenaikan kuota itu hingga 4 Milyar Barel dari ladang minyak Franco.

Pada bulan September tahun lalu, Petrobas yang berbasis di Rio de Janeiro dan pemerintah Brazil sebenarnya telah menurunkan perkiraan cadangan  untuk Franco hanya sekitar 3,1 miliar barel dari perkiraan awal sekitar 4,5 miliar. Hal itu diutarakan Gabrielli saat berbicara hari ini, Selasa (2/8/2011) di sebuah acara di London.

Tahun lalu saja, Petrobras memberi pemasukan ke pemerintah Brazil sekitar $ 42,5 Milyar untuk hak produksi sekitar 5 milyar barel minyak dari ladang Franco dan enam bidang lain di wilayah yang disebut Basin Santos.

Sementara itu, Petrobras berencana untuk menginvestasikan $ 12,4 Milyar selama lima tahun ke depan untuk eksplorasi dan pengembangan bidang-bidang lainnya. Rencananya, perusahaan ini bertujuan untuk melipatgandakan cadangan pada tahun 2020 setelah pengelolaan ladang Franco berkembang pesat dan temuan-temuan ladang minyak lainnya dibawah laut.

Petrobras mengharapkan bisa memproduksi 845 ribu barel per hari pada tahun 2020 dari Franco dan lahan lain yang dibeli tahun lalu sebagai bagian dari penjualan saham senilai $ 70 miliar. Penjualan ini terbesar dalam sejarah perusahaan Petrobas. Saham Petrobras naik 0,5 persen, atau 12 centavos (mata uang Brazil), ke 23,62 pada pukul 9:54 waktu New York. dhu/lni/LI-08