LENSAINDONESIA.COM: Strategi pembangunan menuju lingkungan yang sehat dan bersih ternyata menjadi harapan kepala daerah Kabupaten Tuban.

Tiga pejabat pemkab tersebut, masing-masing Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Qholiq Qunasih, Kepala Badan Lingkungan Hudup (BLH) Sri Pandoyo dan Kepala Badan Perekonomian dan Pariwisata Budi Wiyana melihat dari dekat kondisi tersebut di negara Singapura.

Informasinya, mereka diminta Bupati Tuban H Fatkhul Huda, menimba ilmu bagaimana membangun infrastruktur di bidang pariwisata. Namun tetap mempertahankan wawasan lingkungan di negara yang masyrakatnya terkenal patuh terhadap undang-undang.

Qholiq Kunasih ketika dimintai komentar, mengaku pemandangan negeri  Singapura belum bisa semua diterapkan di daerah.

Menurutnya, perlu sebuah karakter building warga masyrakat untuk mewujudkan perkembangan kota yang indah, bersih dan sehat.

“Tanpa adanya wawasan hidup yang sadar lingkungan berapa pun biaya maupun tenaga yang dikeluarkan pemda tidak banyak berpengaruh,’’ tutur Qholiq.

Dia mencontohkan, perhelatan massal di Tuban, diantaranya perayaan peringatan hari kemerdekaan maupun haul Sunan Bonang  yang diselenggarkan rutin tiap tahun, selalu menyisakan sampah yang cukup banyak.

“Untuk mebersihkan sampah usai acara kami butuh 200 orang agar dalam beberapa jam bersih kembali. Jadi sementara ini kami lagi membangun program yang mengarah pada terciptanya budaya hidup bersih,” tutur Qholiq.jan/LI-07