LENSAINDONESIA.COM: Penyakit malaria di Afrika saat ini menjadi pembunuh terbesar. Dalam sehari, tercatat 1.920 anak meninggal karena penyakit yang disebabkan nyamuk anopeles ini.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) seperti dikutip Reuters, Kamis (4/8/2011), dalam enam bulan terakhir setiap 45 detik, satu orang anak meninggal akibat malaria. Korban paling banyak adalah anak-anak berusia di bawah lima tahun.

Afrika menyumbang sekitar 90 persen dari 800.000 kematian akibat malaria setiap tahun. Hasil pengamatan selama enam bulan di Kenya, 25 persen anak dirawat karena malaria.

Menurut WHO, ada sekitar 240 juta kasus penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk di seluruh dunia itu setiap tahun. Anak-anak adalah korban teratas. Setiap 45 detik, malaria membunuh satu anak Afrika.reu/jk/LI-07