LENSAINDONESIA.COM: Gubernur DKI Fauzi Bowo menegaskan bahwa pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, tanpa dipungut biasa alias gratis.

“Sesuai Peraturan Daerah nomor 2 tahun 2011, pemberian kependudukan itu gratis dan peraturan itu tetap berlaku. Jadi karena ini gratis harus dibiayai oleh APBN,” ujar Fauzi Bowo kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, (5/8).

Hal ini dikatakannya sekaligus membantah isu adanya pungutan biaya sebesar Rp 25 ribu per formulir bagi warga yang ingin mengurus e-KTP.

Kementrian Dalam Negeri mulai bulan Agustus ini meluncurkan pembuatan e-KTP (KTP elektronik) di seluruh Indonesia. Untuk tahap pertama, ada 197 kabupaten/kota yang menjadi lokasi proyek.

Untuk uji coba pembuatan e-KTP, telah dilakukan di Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu pada pekan lalu.rol/ktp/LI-07