LENSAINDONESIA.COM: Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Dewan Pers (DP), Agus Sudibyo menyatakan tudingan Ketua DPR Marzuki Alie yang menyalahkan pihak pers terkait pernyataan kontroversinya karena disajikan media secara tidak utuh, lantaran sudah dipelintir, sebagai hal yang keliru dan tidak berdasar.

“Pak Marzuki seolah mengeneralisir semua pers begitu. Padahal tidak semuanya memelintir. Dari pada menjadi debat kusir saja, sebaiknya Pak Marzuki melakukan pengaduan ke DP sehingga bisa lebih fokus memverifikasi siapa saja media yang memelintir,’’ ujar Agus dalam diskusi polemik ‘Refleksi 66 tahun Pers Indonesia’ di Warung Daun, Jakarta, Sabtu, (6/8/2011).

Dikatakan Agus, dengan saran pengaduan itu, DP siap membantu dan segera memferifikasi kebenaran tudingan pak Marzuki Alie, karena kerja Dewan Pers tidak dalam tataran untuk membela pers saja tetapi bagaimana menegakkan kode etik jurnalis.

“Kita tidak dalam tataran membela pers manapun. Siapapun itu kerja DP itu bagimana menegakkan kode etik. Kalau memang pak Marzuki berkenan sebaiknya beliau melakukan itu agar kontroversinya tampak jelas. Tapi sampai sekarang kami (DP) belum menerima pengaduan itu,’’ jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, nama Marzuki Alie sebagai Ketua DPR belakangan menjadi sorotan dan cacian publik.

Hal itu terkait gagasan apabila tidak ada calon yang kredibel sebaiknya KPK dibubarkan saja, serta memberi maaf koruptor yang bersedia mengembalikan uang negara dalam jumlah besar. Pernyataan tersebut akhirnya menuai kontroversi, namun media dijadikan kambinghitam.esa/LI-07