Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EDUKASI

Rata-rata Kos-kosan Mahasiswa di Semolowaru Fasilitasnya Buruk, Kuliah pun Malas 

LENSAINDONESIA.COM: Kos-kosan yang seharusnya menjadi tempat belajar mahasiswa harusnya memiliki fasilitas dan kondisi yang baik. Namun masih banyak rumah kost untuk mahasiswa dengan kondisi yang semerawut tetap menerima penghuni baru tanpa direnovasi terlebih dahulu oleh pemiliknya. 

Salah satunya kos-kosan di jalan Nginden Semolowaru yang berada di kawasan sekitar kampus Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Universitas DR Soetomo (Unitomo), dan Perbanas ini yang kondisinya sebenarnya hanya 40 persen untuk tempat  belajar mahasiswa.

“Sebenarnya sudah tidak betah sih tinggal di kost ini, namun berhubung murah dan sebentar lagi selesai kuliah saya, ya bertahan aja,” kata Nurkolis salah satu penghuni kost sejak 2006 yang kuliah di Unitomo (8/8/2011).

Nurkolis menuturkan fasilitas yang didapat dari kos tersebut ketika pertama menghuni hanya tempat tidur dan meja belajar kuno. Sedang biaya kosnya tiap bulan Rp 200 ribu bila memakai komputer dan televisi dikenakan biaya tambahan Rp 50 ribu.

Ditanya apakah pemilik kos sering datang untuk mengecek atau merenovasi tempat kos tersebut, Nurkolis mengatakan pemilik kosnya jarang ke kost.

“Paling sebulan sekali kesini untuk meminta uang kos, tak pernah merenovasi hanya kalau pas musim hujan banyak penghuni yang komplen karena bocor baru di benahi,” katanya.

Awal tahun ajaran baru adalah musimnya mahasiswa wisuda dan banyak mahasiswa baru yang akan memulai perkuliahan banyak rumah-rumah kos jadi kosong.

Seharusnya lesempatan itulah yang digunakan pemilik kos untuk memperbaiki fasilitas agar terlihat bersih dan nyaman sehingga mahasiswa baru banyak yang tertarik.ian/LI-07

Baca Juga:  Banyak yang tanya kenapa dibangun ruas-ruas tol lingkar Jakarta, ini jawaban Presiden Jokowi