LENSAINDONESIA.COM: Kerusuhan kembali melanda Inggris, Selasa malam (9/8/2011), pada malam keempat berturut-turut, dan kerusuhan mencolok terjadi di kota Manchester, Inggris utara, serta kerusuhan kecil di London.

Polisi telah menempatkan 16.000 petugas di jalan kota London guna mencegah terulangnya peristiwa pembakaran, penjarahan, penjambretan dan penyerangan, Senin malam (8/8/2011), saat ratusan perusuh bentrok dengan polisi di banyak bagian kota tersebut.

Di pusat kota Manchester, polisi terlibat bentrokan di jalan mulai menjelang sampai tengah malam dengan kerumunan orang yang dikatakan saksi mata berjumlah 2.000, demikian laporan Xinhua.

Sebelumnya, polisi telah bentrok dengan kelompok pemuda dengan jumlah yang jauh lebih sedikit di kota yang btertetangga, Salford, tempat satu gedung pemerintah dibakar dan beberapa tempat usaha diserang.

Polisi di West Midlands melaporkan masalah di pusat kota Birmingham, tempat terjadi kerusuhan pada Senin malam, dan juga di kota kecil West Bromwich serta di kota Wolverhampton. Kedua kota tersebut tak tersentuh kerusuhan pada malam-malam sebelumnya.

Di Birmingham, gerombolan 200 pemuda sambil membawa tongkat berhadapan dengan polisi anti huru hara di tengah laporan mengenai serangan terhadap toko sementara satu mobil dibakar.

Polisi di Wolverhampton telah telah melakukan 20 penangkapan hingga tengah malam. Di West Bromwich, beberapa pemuda bertopi memasang penghalang jalan dan membakar tempat sampah tapi belakangan bubar setelah membakar dua kendaraan.sls/ar/LI-07