LENSAINDONESIA.COM: Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) resmi menjadi markas (homebase) Persija Jakarta untuk kompetisi 2011/2012.

“Persija akan menggunakan Gelora Bung Karno dalam satu musim ke depan. Itu sudah resmi,” kata Ketua Umum Persija Ferry Paulus di sela pertemuan dengan pemilik klub dan The Jak Mania.

Namun demikian, untuk turun di liga profesional, selain infrastruktur juga ada empat aspek yang harus terpenuhi. Diantaranya, masalah legal, keuangan, personel serta sporting, yakni pembinaan pemain usia muda.

Dengan adanya kesiapan ini maka Persija telah mengajukan diri sebagai calon peserta liga profesional Indonesia yang akan digulirkan 8 Oktober nanti.

“Persija telah menyerahkan surat pernyataan kesediaan untuk ikut kompetisi profesional kepada PSSI,” ujarnya.

Sementara, untuk deposito partisipasi sebesar Rp 5 miliar, menurutnya, tidak ada masalah lagi. Bahkan, sebagai Ketua Umum Persija baru pihaknya sudah menyiapkan semua kebutuhan, meski sudah tidak mendapatkan dukungan dari APBD.

Diketahui, Ferry Paulus terpilih sebagai Ketua Umum Persija pada Rapat Umum Anggota Persija 30 Juli lalu. Saat itu dia langsung koordinasi dengan pemerintah DKI Jakarta. Bahkan, Gubernur Fauzi Bowo juga merestui kepengurusan baru.

“Pemerintah DKI Jakarta telah mempersilakan Persija untuk ikut liga profesional,” jelas mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, 2007-2011 itu.

Sejak kepengurusan itu, semua kegiatan Persija akan terpusat di Stadion Utama Gelora Bung Karno. OLG/LI-10