Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
AKTIVIS

LBH Surabaya: Yang Tidak Terima THR, Silahkan Lapor ke Kami 

LENSAINDONESIA.COM: Ini kesempatan bagi para buruh atau pekerja yang hak-haknya sebagai tanaga kerja dirampas oleh pengusaha, terutama masalah Tunjangan Hari Raya (THR) yang kerap tidak terbayarkan.

Untuk menampung permasalahan terkait dengan uang THR yang menjadi hak para buruh/pekerja yang kerap tidak dibayar oleh pengusaha, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya dan Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Jawa Timur membuka Posko Pengaduan THR 2011 di Posko LBH Surabaya Jl. Kidal Surabaya.

“Tunjangan hari raya ke­aga­maan merupakan hak pe­ker­ja yang harus dibayarkan oleh pengusaha kepada para pekerjanya. Oleh karena itu Saya himbau agar para pengusaha segera memberikan THR ke­pada pekerjanya secara tepat waktu, paling lambat tujuh ha­ri sebelum lebaran (H-7). Bila tidak dapat THR silahkan melapor kesini,” koordinator ABM Jatim Jamaluddin saat ditemui di Posko LBH Surabaya Jl. Kidal Surabaya, Kamis (11/08) .

Menurut Jamal, kewajiban pengusaha membayaran THR pada H-7 Lebaran merupakan  himbauan Menakrtrans yang diatur dalam Permenakertrans No.PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja di Perusahaan.

Selain membuka posko pengaduan di kantor LBH Surabaya, Posko pengaduan THR juga dibuka dibebrapa daerah di Jawa Timur, diantaranya,  di kantor FSPMI Sidoarjo, Perum Bumi Candra Asri Blok C-5/3 Sidoarjo, kantor FSPMI Mojokerto di Sidorejo RT05/RW04 Ngoro Mojokerto, kantor FSPMI Pasuruan di Jalan Raya Kraton 26 Pasuruan, dan kantor LBH Pos Malang di Jalan Letjen Soetoyo V/31 Malang.

Jamaludin menjelaskan, Posko Pengduan THR tersebut juga menerima pengaduan buruh yang tidak tergabung dalam serikat pekerja sama sekali termasuk para pembantu rumah tangga (PRT).

“Pengaduan dari PRT itu merupakan hal baru bagi kami yang sudah membuka posko pengaduan THR sejak tahun 2006, karena ada Konvensi ILO pada Juni 2011 yang memasukkan PRT sebagai buruh dan Indonesia merupakan anggota ILO,” katanya.

Baca Juga:  KPK amankan 8 orang dalam OTT Bupati Indramayu

Disinggung soal bentuk penyelesaian kasus THR dari para pelapor, LBH Surabaya dan ABM Jatim akan menempuh beberapa tahap yakni mediasi buruh-pengusaha, melapor ke dinas tenaga kerja (Disnaker), dan melapor ke polisi.

“Kalau semua langkah itu belum efektif, maka kami akan melakukan demonstrasi guna memaksa pengusaha untuk mau berdialog dengan buruhnya,” ujar Jamal.rid/LI-07