Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Art & Culture

Dikelilingi Wanita Bercadar, Anak Usia 12 Tahun Sudah Hafal Al Qur’an 

LENSAINDONESIA.COM: Saat menginjakkan kaki pertama kali di Jalan Fatahilah II Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, suasana tampak tenang.

Di salah satu Masjid sejumlah jamaah terlihat serius menyimak ceramah. Kelompok tersebut menamakan diri Ahlussunnah Wal Jamaah Salafi, atau masyarakat sekitar menybutnya Komunitas Fatahilah.

Disebut Komunitas Fatahilah karena kelompok tersebut sering berkumpul dan menggunakan Masjid Fatahilah sebagai sarana ibadah, ditambah lagi nama jalan yang dipakai pun bernama Fatahilah.

Setelah berjalan cukup lama,  tibalah di sebuah rumah panggung milik tokoh Komunitas Fatahilah. Tak lama kemudian, muncul Ustad  Zainal Abidin (54).

‘’Salafi yaitu pemahaman yang mengikuti metode nabi dan para sahabat, dalam masalah akidah, ibadah dan muamalah, ‘’ kata Zainal yang juga penasehat pengurus majelis Fatahilah dan orang yang dituakan di komunitas Fatahilah.

Sejarah munculnya Komunitas Fatahilah berawal 1990. Ketika itu, ustad Zainal Abidin, aktif mengajar ngaji di masyarakat sekitar.

Delapan tahun kemudian, lelaki kelahiran Sarang Banten ini berhasil membangun rumah belajar Ibnu Abbas. Karakter khas yang terlihat dari Komunitas Fatahilah ini, selain perempuannya menggunakan cadar, anak anaknya pun senang belajar mengaji.

Saat mengunjungi kediaman Ustad Zainal, yang bergaya panggung ini kami mencoba bertanya kepada anak kecil yang usianya sekitar 10 tahun.

Kami hanya mengeleng gelengkan kepala di usianya yang masih belia ternyata bocah tersebut sudah hafal 12 juz Al Qur’an.

Di Komunitas Fatahilah, belajar dan mengkaji berbagai kitab seperti Riyadhus Solihin, Kitabbutauhid, hingga Tafsir Assakdi wajib dilakukan sebelum dan sesudah sholat. Saat belajar, perempuan dan laki laki dipisahkan dan dibina oleh pembimbing yang berbeda.

‘’Ada enam pelajaran dasar yang terus disampaikan kepada para jamaah yang berjumlah 300-an Kepala Keluarga (KK). Diantaranya, Akidah, Ahlak, Fiqih, Tahfidz Qur’an, Bahasa Arab dan ilmu Tajwid,’’ papar Ustad Zainal.umr/LI-07

Baca Juga:  Akun Facebook dan WhatsApp pejabat Polda Kalteng dikloning orang tak dikenal, masyarakat diimbau waspada penipuan