LENSAINDONESIA.COM: Umbrella Girs atau biasa disebut dengan Paddock Girls, merupakan bagian dari dunia otomotif. Bahkan, kehadiran mereka bisa menarik perhatian dari para penonton yang datang untuk melihat balapan.

Paddock Girls bertugas untuk memayungi para pembalap yang akan melakukan start lomba di grid dan mereka bekerja sebagai seorang yang professional. Terlebih lagi, kehadirannya bisa keliling dunia, karena mereka dikontrak oleh suatu agen yang khusus menangani para Paddock Girls.

Meski kelihatan sepele, tugas gadis-gadis berpayung itu sangat penting. Tanpa mereka, pembalap akan mengalami dehidrasi akibat terlalu lama disengat matahari lantaran harus berada di tengah trek selama berjam-jam untuk menunggu proses cek ulang, penyesuaian mesin maupun pengisian bahan bakar.

Uniknya, karena sudah menjadi tradisi bahwa umbrella girls selalu membawa payung, di ajang balap yang digelar malam hari pun mereka tetap memayungi pembalap sebelum lomba dimulai, seperti yang terjadi di seri balap MotoGP Qatar.

Bahkan, seperti yang terlihat di Brno Sirkuit, Republik Ceko, beberapa hari yang lalu. Dengan sabar umbrella girls menemani setiap pembalap di tiap grid yang menjadi tugas mereka untuk selalu berada di samping para pembalap.

Tak hanya kondisi panas terik yang bisa membakar kulit, para umbrella girls biasanya mempunyai postur tubuh tinggi langsing layaknya seorang model dengan kulit yang indah. Tapi, dalam kondisi hujan mereka sudah harus siap siaga dengan payung yang senatiasa dibawanya.

Namun, ada juga Paddock Girl yang khusus disewa sebuah kontruktor sebagai ajang untuk promosi produknya. Khadirannya, layaknya para mekanik yang juga ikutserta di setiap lomba yang diikutinya hingga keliling dunia.

Umbrella girl yang paling populer pada musim balap MotoGP 2010 adalah Lauren Vickers, yang bekerja untuk tim LCR Honda. Wanita seksi yang juga menjadi model majalah Playboy itu berhasil menggaet salah satu pembalap MotoGP, Randy de Puniet menjadi pacarnya. CAT/LI-10