LENSAINDONESIA.COM: M Nazaruddin yang curhat (mencurahkan hati) ke Wakil Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin ketika dikunjungi para anggota DPR di Rutan Mako Brimob, Senin (15/8/2011) mulai menimbulkan tanda tanya besar.

Bahkan, Azis kini mulai didesak banyak pihak untuk membuka materi apa saja yang diobrolkan dengan Nazaruddin. Terlebih, rumor yang berkembang menyebutkan jika obrolan ’empat mata’ Azis dengan Nazaruddin terkait intervensi penanganan kasus pembangunan wisma atlet di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

“Bisa dicurigai, kalau dalam bahasa saya mengintervensi materi perkara,” ujar Mudzakir, pengamat hukum pidana dari UII Jogjakarta, Rabu (17/8/2011).

Mudzakir mengatakan, materi pembicaraan dengan Nazaruddin sudah selayaknya dibuka lantaran menimbulkan kecurigaan publik.

“Pak Azis Syamsuddin harus objektif menyampaikan ke publik kalau di curigai. Apalagi tidak dipercayai rakyat,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Mudzakir, seharusnya DPR melakukan pengawasan terhadap Nazaruddin, bukan malah menimbulkan kecurigaan.

Perbincangan ’empat mata’ antara Azis dengan Nazaruddin ini terjadi disaat anggota Komisi III DPR mengunjungi Nazaruddin di Rutan Mako Brimob, Senin (15/8/2011). Meski sempat ditolak oleh KPK, namun pora wakil rakyat ini akhirnya diperbolehkan menjenguk Nazaruddin.

Disaat itulah Nazaruddin meminta bicara ’empat mata’ dengan Azis. Bahkan, adegan pembicaraan ’empat mata’ itu sempat direkam MetroTV, dengan raut muka ketakutan yang terlihat pada wajah Nazaruddin. PLT/LI-10