LENSAINDONESIA.COM: Bintang berusia 18 tahun yang masuk rehabilitasi November lalu selama tiga bulan untuk mendapatkan pengobatan akibat gangguan makannya dan merugikan diri sendiri, kini menemukan “terapi” untuk bersikap terbuka tentang cobaan dan berharap publik menerima perjuangannya. Demi LOvato erharap  dapat membantu lebih orang.

”Semakin banyak orang menceritakan kisah mereka, semakin menjadi terapi. Juga, jika aku bisa berbagi ceritaku dan itu membantu seseorang, maka aku sudah melakukan bagianku,” ujarnya kepada sejumlah media AS, Rabu (17/8/2011).

Bahkan, dalam beberapa kali bertemu dengan para fans, Demi mengetahui ternyata banyak juga fansnya yang punya masalah serupa. ”Dan jika saya menjadi ‘role model’ bagi mereka, maka saya perlu untuk berbicara. dan berada di sana untuk mereka,” tegasnya

Penyanyi dan aktris yang sebelumnya telah mengaku ia pernah merasa sebagai contoh buruk sebelum masalah itu muncul ke permukaan karena orang-orang muda mendongak ketika hidupnya tidak sesempurna seperti yang terlihat. ”Banyak juga yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja, kini juga harus menerima kenyataan, saya berusaha mengajak mereka menerima kenyataan itu,” tandas dia. dhu/kni/LI-08