LENSAINDONESIA.COM: Kepedulian Pemkab Bojonegoro terhadap PNS (Pegawai Negeri Sipil) perlu diragukan. Pasalnya, para PNS yang ada di Tuban dan Lamongan menjelang hari raya Idul Fitri ada kebijakan baru dari Bupati, yakni gajinya akan dimajukan sebelum hari raya.

Sementara, Pemkab Bojonegoro tetap bersikukuh tidak memajukan pembayaran gaji para PNS. Akibatnya, banyak PNS yang resah atas kebijakan itu.

Sekkab Bojonegoro, Suhadi Mulyono, dikonfirmasi LENSAINDONESIA.COM, Rabu (17/8/2011) mengatakan, bahwa kebijakan Pemkab yang tidak memajukan pembayaran gaji PNS dikarenakan adanya aturan dari pemerintah pusat, meski hal itu bisa diajukan atas kebijakan Bupati. Namun, jika itu dilakukan dikawatirkan terjadi hal-hal yang tidak dinginkan maka gaji tetap saja akan diberikan pada bulan September.

Seperti diketahui, Rai Raya Idul Fitri akan jatuh pada 5 Sepetember. Namun, PNS Bojonegoro dipastikan tidak bisa menerima gaji karena tidak dapat dimajukan. “Seharusnya, para pemegang kebijakan di Pemkab Bojonegoro lebih empati terhadap kebutuhan PNS, karena sangat membutuhkan dana untuk Hari Raya,” ujar Ahmadsalah satu PNS. HID/LI-10