LENSAINDONESIA.COM: Delapan ekor satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) saat ini sedang dalam perawatan tim dokter kehewanan karena beragam penyakit.

Satwa-satwa itu adalah singa jantan yang mengalami gangguan syaraf pada kaki belakangnya, Harimau Putih betina juga mengalami kelainan pada kaki belakangnya.

Bison betina mengalami radang paru dan rabun pada satu matanya, beruang hitam betina mengidap tumor, dan dua Komodo jantan dan betina yang lumpuh karena usia yang sudah tua serta trauma luar karena berkelahi memperebutkan pasangan.

Selain itu, seekor Harimau Sumatera dan Onta mengalami luka pada bagian kakinya. Ketua Tim Dokter Kehewanan KBS Drh. Liang Kaspe, Kamis (18/08) mengatakan, saat ini hewan-hewan itu ditangani lebih intensif.

“Ada yang dirawat di ruang karantina. Ada juga yang masih ditempatkan di kandangnya namun dengan pengawasan yang ketat,” kata Liang Kaspe.

Menurutnya, tim dokter kehewanan KBS telah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan angka kematian. Diantaranya dengan memberikan perawatan dan pemberian asupan makanan serta gizi yang cukup pada satwa. Namun untuk satwa yang sudah tua usianya, pihaknya tak bisa berbuat banyak.

Dia memberikan contoh Harimau Sumatera yang kemarin mati, setelah diotopsi ternyata diketahui ada gangguan multi organ. Mulanya diketahui pada ahir 2008, Harimau bernama Martina mengalami gangguan kandungan.

Sempat dilakukan penanganan medis dan pernah sembuh. Namun belakangan, penyakit Harimau berusia 16 tahun ini kambuh lagi, bahkan menyerang organ lain seperti Limpa, Hati, Ginjal, dan Paru. Akhirnya mati setelah dirawat di ruang karantina.ali/LI-07