LENSAINDONESIA.COM: Setelah Google dengan Google+ nya menarik minat banyak orang, dan membuatnya sebagai salah satu pesaing Facebook yang paling kuat.

Menguntit Facebook dan Google+ tersebut Microsoft diketahui tengah menyiapkan proyek yang disebut Tulalip, sebuah layanan yang diduga merupakan proyek jejaring sosial.

Rumor proyek ini sendiri berkembang diantara pengguna dunia maya, setelah Microsoft secara tidak sengaja mempublikasikannya melalui situs socl.com. Namun setelah ramai diperbincangkan, Microsoft telah menurunkan halaman splash dan diganti dengan pesan bahwa ini sebuah proyek.

“Terima kasih untuk menghentikan publikasi di. Socl.com, Tulalip adalah sebuah proyek desain internal dari sebuah tim di Microsoft Research yang keliru dipublikasikan ke web. Kami tidak bermaksud, jujur, ” tulis Microsoft.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai Tulalip ini. Namun banyak kalangan menduga, ini bukan proyek internal Microsoft semata saja. Apalagi melihat momen Google+ telah menarik minat banyak orang, dan membuatnya sebagai salah satu pesaing Facebook yang paling kuat.

Popularitas yang melesat pesat membuat Google+ sukses merengkuh begitu banyak pengguna meski baru diluncurkan awal Juli lalu. Tidak heran, jejaring sosial ini diklaim sebagai ancaman serius bagi Facebook.

Setelah mencatat pencapaian mengesankan pekan lalu, Google+ disinyalir akan memecahkan rekor baru dalam waktu dekat. Itu menurut Paul Allen dari Ancestry.com yang telah mengamati perkembangan Google+ secara seksama.

“Saya pikir Google akan mampu melewati angka 10 juta dalam waktu dekat, bahkan mencapai 20 juta pengguna pada akhir pekan nanti jika mereka tetap menyediakan Invite Button,” ujar Allen.ian/LI-07