LENSAINDONESIA.COM: Ratusan suporter Persebaya yang tergabung pada berbagai elemen membagikan takjil buka puasa di perempatan Jl Raya Darmo, Minggu (21/08) sore. Pembagian takjil yang diprakarsai elemen Bonek KOEASA (Komoenitas Arek Soerabaja) itu membagikan sekitar 1.750 paket takjil senilai Rp 2.750.

Suasana pembagian takjil menjadi lebih meriah lagi dengan hadirnya Wakil Wali Lota Surabaya Drs Bambang DH MPd, bersama puluhan anggota Pramuka Kwarda Surabaya. Juga terlihat tokoh sepakbola Surabaya H Saleh Ismail Mukadar SH yang mengantar putrinya. Ada Firda Djoko Susilo (istri Dubes RI untuk Swiss) dengan antusias hadir membantu Bonek membagikan takjil. Beberapa anggota dewan Kota Surabaya juga terlihat, yakni Inne Febriyanti dan Ny Sudarwati Rorong.

Suasana pembagian takjil sempat memacetkan arus lalu lintas, terutama kendaraan roda dua. Sebab, banyak pengendara sepeda motor rela menanti pembagian meski saatnya belum tiba. Juga saat lampu traffict light menyala warna hijau mereka rela berhenti sebentar untuk menerima takjil. Selain takjil yang disiapkan Bonek KOEASA, juga ada tambahan takjil sumbangan dari berbagai elemen. Sehingga, total takjil yang dibagikan sore itu menjadi 2.500 buah paket.

Saleh Ismail Mukadar hadir bersama putrinya juga menyumbang dua buah panci besar berisi setup pisang buatan istrinya. “Saya hadir sebagai pribadi, mengantar putri saya yang lagi seneng-senengnya jadi Bonek,” katanya.

“Ide bagi-bagi takjil gratis ini merupakan langkah positif dari Bonek yang terlanjur berstigma buruk. Karenanya saya sangat mau ikut terjun langsung membagi-bagikan takjil di jalan,” imbuh Bambang DH.

Dan yang menggembirakan, kata Wakil Wali Kota Surabaya, sejumlah tokoh bergabung menjadi satu untuk membantu Bonek. Ada politisi, ada pengusaha, ada wartawan dan elemen masyarakat lainnya. “Kalau ada lagi saya mau membantu. Baru sekali ini saya membantu Bonek membagikan takjil. Sangat menyenangkan,” tukasnya.

Bambang DH yang datang dengan mengenakan kaos Bonek KOEASA terlihat antusias. Bahkan, sebelum acara dimulai, Wakil Wali kota Surabaya itu berangkat dari rumah dinasnya dengan menyetir sendiri menggunakan mobil kap terbuka (jeep). Usai bagi takjil, Bambang DH menyempatkan diri geser ke Taman Bungkul karena mendapat laporan ada isu sweeping terhadap Bonek oleh oknum aparat. “Alhamdulillah Taman Bungkul aman-aman saja,” jelasnya. ITA/LI-10