LENSAINDONESIA.COM: Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban akhirnya resmi menahan dr. Utami Luwih Asih, salah seorang dokter yang sehari-harinya dinas di RSUD dr. Koesma Tuban.

Dokter kandungan yang juga praktek pribadi di Jl. Teuku Umar ini diduga melakukan praktek aborsi terhadap Devi Novitasari, (20), warga Tambakboyo.

Data yang diterima LIcom, dr. Utami sebenarnya oleh pihak Polres Tuban telah ditetapkan sebagai tersangka sejak akhir Mei 2011 lalu. Namun, pihak keluarga, maupun suaminya yang juga seorang dokter ini memberikan surat jaminan agar dokter tersebut menjadi tahanan luar.

Dalam perkembangannya, setelah proses hukum dari Polres Tuban tuntas, akhirnya Kejari mau tidak mau menahan dan menitipkan dokter ini ke lembaga pemasyarakatan ( Lapas ) setempat.

Kajari Tuban Agung Dipo SH menjelaskan, awalnya pihak Lapas setempat tidak mau dititipi karena tersangka mengatakan kalau dirinya sakit. Dokter ini mengeluh sakit di bagian jantungnya.

Namun, dengan munculnya keterangan sehat yang dikeluarkan dari pihak RSUD dr. Koesma sendiri akhirnya pihak kejari Tuban kembali mengirim dr. Utami ke Lapas.

“Setelah ada keterangan dari rumah sakit tidak ada alasan pihak Lapas untuk menolak tahanan titipan kami,” tutur Dipo.

Sementara ini, proses hukum kasus ini tidak hanya dr. Utami yang dijadikan tersangka, tetapi juga Devi Novitasari dan Agung, pacar perempuan tersebut.jan/LI-07