LENSAINDONESIA.COM: Kapten Inf Tasman, anggota Pambintal Kodam XVII/Cenderawasih, Papua, terpaksa harus meregang nyawa. Setelah perutnya ditusuk dengan sebilah pisau dan kepalanya dibacok dengan parang oleh orang tak dikenal, Selasa (23/8/2011).

Kejadian itu sekitar pukul 07.00 WITA saat dia melintas di Jl Baru, Campwolker, Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, jika Tasman berangkat dari arah Kantor Walikota menuju Campwolker sekitar pukul 07.00 WITA, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol DS 2605 AY. Ditengah perjalanan, Tasman tiba-tiba dicegat oleh dua orang tak dikenal. Namun, setelah terlihat berbincang-bincang sebentar, perut Tasman langsung ditusuk dengan pisau dan kepalanya dibacok.

Kejadian itu baru diketahui setelah salah seorang saksi mata melaporkan ke petugas Patmor Perumnas III. Seketika, petugas Patmor mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Akibat penganiayaan itu, Tasman tewas dengan luka yang cukup serius. Yakni, luka bacok di leher bagian kiri, luka tusuk dibagian punggung kiri, luka tusuk bagian perut kiri serta ibu jari tergores benda tajam.

Namun, sekitar satu jam kemudian anggota Dalmas Polresta Jayapura Kota berhasil menangkap satu orang pelaku, yakni Julianus Wenda (32).

Sementara, hingga sekarang belum ada keterangan resmi dari Kodam XVII terkait kejadian tersebut. DAE/LI-10