LENSAINDONESIA.COM: Ratusan petugas kepolisian diterjunkan guna mengamankan lokasi kebakaran pasar loak Demak di Jalan Dupak Rukun, Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Coki Manurung menjelaskan, ratusan polisi itu dari berbagai unsur jajaran yang diantaranya adalah Satbrimob Polda Jatim (1 Kompi), Polsek Asemrowo (1 Peleton), Dalmas (1 Kompi) dan Polrestabes Surabaya (1 Kompi).

“Mereka diterjunkan untuk mengamankan situasi yang semakin tak terkendali, karena sejumlah pemilik kios hendak merengsek ke lokasi untuk menyelamatkan barang. Hal itu tidak mungkin karena api sudah membesar dan bahaya bagi keselamatan jiwa,” kata Coki di lokasi kejadian, Senin (22/8/2011).

Ia juga mengatakan kebakaran di pasar loak kali ini memang yang terbesar dari beberapa kejadian kebakaran lainya.

Pihaknya juga masih menyelidiki penyebab dari kebakaran tersebut. Menurutnya, di pasar loak ini ada pengelasan, Ban bahkan Gas. Tak hanya itu, masing-masing kios juga memiliki kompor-kompor kecil.

Dari keterangan Busiri, satpam pasar tersebut, menyebutkan bahwa api berasal dari lapak yang berada di blok D dimana ada kabel yang terkelupas. Jadi dugaan sementara, api berasal dari konsleting listrik.
“Yang jelas kebakaran ini adalah paling besar dari beberapa kejadian sebelumnya,” kata Coki.

Sejumlah petugas sempat adu mulut dengan beberapa pemilik kios yang nekad masuk. Beberapa petugas juga sempat membuat barikade agar para pemilik kios tidak bisa masuk untuk mengevakuasi barang-barang karena lokasi yang berbahaya.

Sementara hingga pukul 01.00 Wib, api masih belum bisa dipadamkan oleh petugas PMK. Sebanyak 35 Unit mobil Pemadam Kebaran (Damkar) dikerahkan untuk menjinakkan api. Diperkirakan kerugian mencapai Milliaran rupiah.

Hingga saat ini belum ada korban jiwa. Informasi yang berhasil dihimpun, hingga saat ini kebakaran  meluluhlantakkan 10 Blok kios di kawasan tersebut. Dimana 10 Blok terdiri dari 28 kios.ded/LI-07