Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE LIFETREND

Lebaran, Kripik Paru Sapi Khas Pamekasan Jadi Rebutan 

LENSAINDONESIA.COM: Paru-paru sapi, tidak hanya bisa diolah menjadi lauk atau empal paru, seperti yang banyak tersaji di berbagai restoran.

Pengrajin di Pamekasan Madura punya inisiatif lain menjadikan paru sapi menjadi makanan gurih dan bernilai jual tinggi, yakni dengan menjadikannya kripik paru. Kripik paru ini diolah dan dijadikan oleh-oleh khas Pamekasan bagi warga yang hendak menuju luar daerah.

Syarifah (60), warga jl Jagalan Pamekasan Madura ini, menyulap paru – paru sapi menjadi kripik yang renyah. Syarifah mengaku, jika usaha kripik paru ini merupakan usaha yang dirintis ibunya sejak tahun tujuh puluhan.

Kini, setelah tiga dasawarsa berlalu, usaha kripik paru Syarifah berkembang cukup pesat. Dalam sehari ibu tiga anak ini, mampu mengolah sepuluh hingga tiga puluh kilo paru sapi menjadi kripik paru yang renyah dan gurih. “Harganya pun hanya Rp 300 ribu sampai Rp 350 ribu perkilogramnya,” jelasnya, Rabu (24/8/2011).

Pembuatan krupuk paru relatif sederhana. Pertama, paru sapi yang masih basah diiris-iris tipis dan menyambung, kemudian dilakukan pembentangan atau pelebaran di atas jarit bambu. “Paru sapi yang sudah diiris tipis ini, kemudian dikeringkan di bawah terik matahari sebelum digoreng,” ujar Syarifah.

Cara pembuatannya, kripik mentah ini digunting terlebih dahulu menurut selera. Setelah dilakukan pengguntingan, kripik kemudian di celupkan adonan tepung, pengguntingan paru ini dimaksudkan untuk mempercepat proses penggorengan dan agar adonan tepung yang sudah dicampur bumbu ini meresap ke pori-pori kripik paru. “Untuk menambah aroma rasa,” jelas Syarifah.

Setelah itu, lanjutnya, bumbu bawang putih, garam, telur, yang diaduk ke dalam adonan tepung. jika matang kripik paru ini dikemas dalam kantong plastik ukuran seperempat kilogram dan kemasan satu kilogram.

Baca Juga:  Kuasa hukum FWJ polisikan "debt collector" ACC Finance, kerahkan 15 orang resahkan warga di Depok

Kripik paru sapi campur tepung, dijual dengan harga Rp 300 ribu rupiah. Sedangkan, kripik paru yang tidak di campur tepung dijual Rp 350 ribu rupiah perkilogramnya.

Pemasarannya pun cukup mudah. Kripik paru ini dititipkan ke toko dan supermarket yang berada di Kabupaten Pamekasan Madura. Namun, belakangan ini sudah mempunyai langganan tetap di Pasar Atom Surabaya dan sebuah Restoran di Lawang Malang. “Namun, tak jarang ada juga pembeli yang datang ke rumah,” ujar Syarifah.

Selain untuk menu buka puasa, kini kripik paru sapi ini bisa dijadikan oleh-oleh khas Kabupaten Pamekasan Madura oleh masyarakat yang hendak menuju luar daerah. Apalagi, dijadikan menu lebaran. NEN/LI-10