Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE UTAMA

Ini Surat Nazaruddin untuk Pimpinan KPK 

LENSAINDONESIA.COM: Tersangka kasus suap Sesmenpora, M. Nazaruddin akhirnya selesai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi pembangunan Wisma Atlit di Jakabaring Palembang.

Nazaruddin yang diperiksa sejak pukul 10.30 ini keluar dari KPK sekitar jam 15.30. Saat itu Nazar mengenakan setelan warna biru tak mengeluarkan pernyataan apapun. Ia terus menunduk sampai memasuki mobil tahanan menuju Mako Brimob.

Di tempat yang sama, anggota kuasa hukum Nazaruddin, Alfian Bonjol mengatakan bahwa Nazaruddin bungkam pada pemeriksaan hari ini.

Ia bungkam karena KPK tak menuruti keinginannya untuk dipindah dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok.

Kata Alfian, Nazar menuduh pimpinan KPK memang menginginkan Nazaruddin tetap dalam keadaaan stress bahkan kalau bisa sampai mati supaya borok pimpinan KPK yang melakukan rekayasa kasus ini tidak terungkap.

Selain itu, Alfian juga melayangkan surat ke penyidik KPK. Inti surat ini, Nazar akan pro aktif dalam pemeriksaan kasus ini, jika ia dipindahkan dari Rutan Mako Brimob.

Berikut adalah surat dari Nazaruddin ke pimpinan KPK:

JAKARTA 25 AGUSTUS 2011
Kepada Yth
Penyidik KPK
Di dalam perkara pembangunan wisma atlet
Di Tempat

Hal: Pernyataan

Dengan Hormat

Saya, M. Nazaruddin untuk sementara ini berdomisili di Rutan Mako Brimob bersama ini menyatakan:

1. Bahwa saya kalau dipindahkan dari Rutan Mako Brimob, saya akan menjelaskan fakta sebenarnya terkait perkara pembangunan wisma atlet di Palembang.

2. Bahwa saya akan kooperatif di dalam penyidikan dan menjelaskan nama-nama yang terkait di perkara tersebut.

Bahwa surat pernyataan ini saya buat tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

Hormat Saya
M. Nazaruddin
Tembusan:
1. Pimpinan KPK,
2. LSM
3. Media cetak elektronik

Ari/LI-07