LENSAINDONESIA.COM: Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menjalin kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) di bidang peningkatan pendidikan dan mencetak calon pemimpin bangsa.

Komandan Kodikal Lakasamana Muda TNI Sudiman mengatakan, kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) TNI AL, baik di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Penelitian pada bidang teknologi yang tepat guna dan modern pada keahlian Mesin Kapal Perang, Elektronika, Manajemen Pertahanan dan Teknologi Hidro Oseanografi. Penerapan sosialisasi teknologi tersebut akan ditujukan pada institusi TNI dan masyarakat luas. Semoga kerja sama ini bisa terus berlanjut,” jelas Sudiman.

Sementara itu, Rektor ITS Triyogi Yuwono, mengaku senang dengan adanya penandatanganan kerja sama ini, apalagi hubungan ITS dengan STALL sudah dijalin sejak puluhan tahun lalu. “Saya menjadi dosen STTAL sudah sejak 15 tahun lalu,” kata Triyogi seperti yang dikutip dari situs ITS, Kamis (25/8/2011).

Menurut Yuwono, kerja sama tersebut sangat diperlukan, “Apalagi pada 2045 Indonesia diperkirakan akan menjadi negara adikuasa baru. Tugas perguruan tinggi saat ini adalah menyiapkan generasi penerus bangsa agar bisa menjadi pemimpin yang baik, sebab pada era tersebut, permasalahan yang terjadi merupakan bentuk akumulasi masalah sosial,” paparnya.

“Sudah menjadi tugas kita bersama. Karena generasi penerus pada 2045 mendatang, saat ini masih dududk dibangku SMA. Ini bukanlah tugas yang mudah,” imbuh Yuwono.

Dirinya juga berharap, dengan adaanya kerja sama itu, agar TNI AL turut serta dalam mendidik pola kehidupan untuk para mahasiswa baru di masa ajaran mendatang. “Ini masih rencana, tahun depan, mahasiswa baru akan kami beri pendidikan kedisiplinan. Untuk itu, kami mohon kerja sama dari semua pihak,” pungkasnya.ian/LI-07