LENSAINDONESIA.COM: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kota Kediri diprotes Ketua Panitia Reuni SMPN I angkatan 88. Hal itu terkait dengan pelepasan spanduk reuni SMP Negeri 1 yang terpasang dibeberapa titik di Kota Kediri.

Pencopotan spanduk reuni itu dikatakan Fendi Kris, Ketua Panitia Reuni SMPN 1 angkatan 88, Minggu (28/08/2011). Bahkan, dia mengaku kecewa dengan sikap Satpol PP.

Sementara, Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri, Jati Utomo ketika dikonfirmasi LENSAINDONESIA.COM mengatakan, jika pencopotan spanduk tersebut atas koordinasi dari KPPT. “Saya sebenarnya gak tau mas, itu Pak Agus KPPT yang minta,” ungkap Jati saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (28/8/2011).

Jati menjelaskan, memang ada beberapa titik yang dilarang untuk pemasangan spanduk, diantaranya Jl Protokol yang ada ditengah Kota Kediri.

namun demikian, ketika disinggung masih banyak spanduk parpol yang tak dicopot meski berada di zona terlarang, Jati menyayangkan hal tersebut. “Ya itulah mas, saya sendiri juga repot. Sekarang dilepas besok ada lagi, begitu terus,” pungkasnya.

Secara terpisah, Agus, Kepala KPPT ketika dikonfirmasikan LENSAINDONESIA.COM terkait pencopotan spanduk yang ijinya masih berlaku, dia mengatakan hal itu bisa saja terjadi jika ijin yang dikantongi tak sesuai dengan lokasi yang ada.

Begitu juga disinggung adanya dugaan kongkalikong antara Satpol PP dan KPPT terkait pencopotan spanduk yang ijinya masih berlaku, Agus manegaku tigak mungkin terjadi. “Kalaupun ada anak buahku yang seperti itu pasti sudah tak beri sanksi,” tandas Agus. AKA/LI-10