LENSAINDONESIA.COM: Seorang anggota polisi dari Polres Kota Langsa tewas. Bripka Iskandar, nama polisi tewas itu, sebelumnya terlibat duel dengan Ibrahim (30) di Desa Paya Bujok Bramo, Langsa Barat, Aceh,  Selasa (30/8/2011) pukul 10.30 WIB.

Dalam duel tersebut pistol milik Bripka Iskandar jatuh. Melihat itu, Ibrahim langsung memungutnya dan kemudian menembak kepala polisi itu hingga tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Yang tragis, sebelum pistol Bripka Iskandar jatuh, dia sebelumnya tebas samurai hingga pergelangan tangannya putus.

Perselisihan antara Bripka Iskandar dan Ibrahim ini terjadi karena masalah sepele. Saat itu motor keduanya saling menyerempet. Diduga sama-sama tidak terima, Bripka Iskandar mengejar pelaku hingga ke rumahnya di Jalan rel PJKA.

Di depan rumah pelaku, keduanya terlibat pertengkaran adu mulut hingga mengundang warga. Dalam waktu singkat pelaku masuk ke dalam rumahnya dan mengambil parang samurai. Saat itu Bripka Iskandar mengelak hingga lengan kanannya nyaris putus.

Namun saat korban hendak mengambil pistol, pistol itu keburu jatuh. Lantas Ibrahim meraih pistol dan langsung menembak kepala korban hingga korban tewas di tempat.

Kapolres Aceh Tamiang, Kapolres Langsa. AKBP Drs. YosiMuhamartha melalui Kabag Ops, AKP Hadi Syaiful Rahman, SIK kepada wartawan membenarkan korban yang meninggal adalah anggota Polres Langsa.

Usai melakukan aksinya, tersangka langsung kabur ke arah belakang rumahnya bersama senpi korban. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka. Dari lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit samurai milik tersangka yang digunakan untuk membacok korban dan sepeda motor Suzuki Satria BL 6384 DN.tb/LI-07