LENSAINDONESIA.COM: Saat turun sholat taraweh berakhir (19.30 Wib), warga desa Siwalanpanji dan sekitarnya digegerkan oleh kejadian kebakaran lahan kering yang berdekatan dengan pemukiman perumahan dan tempat pendidikan terkenal di Sidoarjo, yang terdiri dari SMK I, SMK II, SMAN I, SMK Perkapalan dan MAN Sidoarjo.

Tidak diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun ada saksi mata yang mengatakan kebakaran itu bermula dari jatuhnya mercon sreng tepat ditengah-tengah lahan yang ditumbuhi alang-alang kering tersebut.

“Kata penjaga sekolah Sepuluh November, dia melihat mercon yang jatuh, setelah itu muncul api yang membakar lahan, tepat dilokasi sekitar turunnya mercon.” Jelas Saipul, salah satu kuli PT. Kuda Laut kepada LIcom, Senin (29/8).

Masih menurutnya, sebelum kebakaran dirinya bersama rekan kuli yang lain telah membatat (Tebang) alang-alang sebelah barat, berjarak 10 Meter dari bangunan sekolah. Sehingga kemungkinan ikut terbakarnya sekolah sangat tipis.

“Sedianya, lahan tersebut akan dibangun kawasan perumahan bernama Sidoarjo Regency.”tambahnya.

Namun demikian, sejumlah petugas kebakaran yang dikerahkan langsung menyisir lokasi tersebut bengan membasahi lokasi itu agar tidak merembet ke bangunan sekolah. Selain itu, di timur lahan yang berdekatan dengan kawasan perumahan juga dilakukan hal yang sama.

“Lokasi itu kami dahulukan mas, sebab kami khawatir merembet ke bangunan.”jelas Hadi, salah satu petugas PMK Sidoarjo.

Dalam pantauan di lapangan, seluruh mobil PMK yang ada di pangkalan dikerahkan semua. Karena sulitnya medan serta luasnya lahan yang terbakar, sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman.

Sekitar Tiga jam kemudian, lautan api baru bisa dipadamkan. Warga yang berduyun-duyun melihat kebakaran pun berangsur-angsur meninggalkan lokasi kejadian.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa.”pungkas Hadi.

Kepastian penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.jani/LI-07