LENSAINDONESIA.COM: Memasuki H+1, menjadi musibah bagi warga Gang Makmur RT 04 RW 003, Latumenten, Tambora, Jakarta Barat. Pasalnya, sebanyak 332 rumah di pemukiman kawasan padat itu ludes terbakar api. Kebakaran terjadi pada pukul 12.45 WIB hingga 17.00 WIB, Kamis, (1/9/2011).

Api yang membakar rumah-rumah penduduk sangat besar. Ditambah dengan tiupan angin yang kencang. Akibatnya Dinas Pemadam Kebakaran (damkar) Jakarta Barat harus menurunkan 33 mobil pemadam kebakaran.

“Angin kencang sekali. Belum lagi rumah warga banyak terbuat dari kayu. Petugas sulit memadamkan api,” kata Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Endang Choirudin, Kamis (1/9).

Petugas baru berhasil memadamkan api sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, hingga jam 17.30 WIB, masih banyak bara api di sekitar lokasi kebakaran.

Usut punya usut, kebakaran hebat yang menghanguskan ratusan rumah itu diduga disebabkan arus pendek listrik di rumah warga yang sedang mudik.

Dari kejadian tersebut, seorang petugas damkar menderita luka bakar karena terjatuh dari atap rumah penduduk saat coba padamkan api.

“Nama petugasnya Mahmudin Syarif dari Dinas Kebakaran Jakarta Utara. Saat menyemprotkan selang, pijakannya di loteng rumah ambrol dan dia terjatuh,” ujar Endang. Saat ini Mahmudin dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.tmp/tam/LI-07