LENSAINDONESIA.COM: Sebuah adegan dari serial kartun Tom & Jerry di YouTube berisi pesan anti-Israel yang bernada ofensif. Klip ini telah diakses oleh hampir lima juta kliker.

Video itu, seperti dilansir Jerusalem Post, seolah-olah diunggah oleh seorang penari perut profesional asal Israel, Asi Haskal, dengan nama pengguna Asi123456789.

Hal itu membuatnya berang dan meminta YouTube untuk menghapusnya. Dia mengaku komputernya telah diretas oleh seseorang yang menulis pesan menghina sebuah klip tarian yang telah diunggahnya.

Dalam episode kartun berjudul Nit-Witty Kitty itu diberi judul ‘Menciptakan Perdamaian dengan Sebuah Ciuman’. Isinya berisi tiga balon kata dengan bahasa  kasar yang muncul selama beberapa detik di pertengahan klip tersebut.

“Israel terkutuk, berhentilah membunuh anak-anak. Biarkan mereka menonton kartun daripada membunuh.” Juga,”Anak-anak Palestina tidak dapat menonton kartun, mereka hanya menonton bom jatuh.”

Menurut Haskal, dia telah menerima surat elektronik berupa ancaman saat akan tampil di Belgia. Sehingga dia diberi perlindungan selama 24 jam sehari.

“Saya tidak takut pada siapa pun. Laki-laki dan perempuan di Belgia yang mengancam saya berasal dari Libanon. Mereka tertangkap dalam serangan polisi,” paparnya.

Kantor pemerintah pers Israel sendiri telah mengirimkan link video itu kepada wartawan asing. Namun, beberapa jam kemudian mengirimkan surat elektronik kepada mereka meminta maaf, seraya mengatakan telah melakukan kesalahan.

“Saya memanggil anak-anak saya menonton karena berpikir itu lucu. Ini yang dirasakan orang-orang Israel. Namun pemerintah tidak ada hubungannya dengan itu,” kata jurubicara pemerintah Israel Mark Regev.nhk/fil/LI-07