LENSAINDONESIA.COM: Fajroel Rahman siap penuhi janjinya. Bersama 15 aktivis pegiat anti korupsi, Fajroel siap cukur rambut alias plontos. Janji ini diucapkan Fajroel di depan Gedung KPK, Jumat (9/9/2011) lusa.

Janji plontos ini terkait dengan Nazar bila aparat penegak hukum serius menangkap dan membawa pulang tersangkah kasus suap wisma atlet yang juga mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin.

“Jadi karena sudah diteken (SBY) kemarin (pemecatan Nazaruddin), insya Allah Jumat nanti saya penuhi janji, cukur gundul,” kata Fajroel sambil tersenyum lebar di gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/9/2011).

Dipaparkan Fajroel kenapa pilihan nadzarnya jatuh pada Nazaruddin, tidak lain karena Nazaruddin dianggap sebagai orang kuat dari partai penguasa dimana Dewan Pembinanya adalah Presiden.

“Jika ada orang tanya, kenapa tidak orang lain, karena kami pilih orang yang paling kuat dengan penguasa. Dengan terus menekan DPR, Marzuki Alie dan Presiden, akhirnya ‘diteken’. Kami bersyukur meskipun harus cukur gundul,” tandas Fajroel.

Ditegaskan Fadjroel, dipecatnya Nazaruddin dari partai dan DPR, merupakan bukti kuatnya aspirasi masyarakat sipil terhadap penyelesaian kasus yang melibatkan mantan Bendahara Umum (PD) tersebut.

“Ini membuktikan kuatnya desakan elemen civil society (masyarakat sipil) terhadap prilaku korup penguasa. Rakyat ingin merdeka dari korupsi,” pungkas Fajroel.esa/LI-07