LENSAINDONESIA.COM: Aksi demo mewarnai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dengan Komisi IX DPR, yang digelar hari ini pukul 10:00 WIB, Kamis (8/9/2011).

Beberapa orang mengaku sebagai buruh PT Kanefusa Indonesia yang beralamat di Bekasi, tiba tiba menerobos masuk ke ruangan rapat Komisi IX, dan membentangkan sepanduk bertuliskan “Tolong perhatikan nasib kami”.

Sontak, aksi tersebut pun sempat membuat gaduh dan mengundang perhatian sejumlah anggota Komisi IX, pejabat Kemenakertrans, dan para wartawan peliput.

Meski berusaha mendekati ‘Sang Menteri’ namun aksi mereka terhadang oleh sejumlah personel pengaman dalam (Pemdal) Gedung DPR yang bertindak sigap.

“Tolong perhatikan nasib kami,” teriak diantara mereka sambil menyebarkan beberapa pamflet selebaran. Namun teriakan itu sepertinya tak mengusik perhatian (kepedulian) Muhaimin.

Tak berapa lama, aksi mereka berakhir setelah digiring paksa petugas Pemdal meninggalkan ruangan.

Menurut Diki, salah satu dari buruh, mengakui aksi itu merupakan bentuk aspirasi mereka setelah mogok 15 bulan dan tidak diperhatikan Kemenakertrans.

“Padahal, kami sudah melapor sejak September 2010. Namun keluh kesah kami sepertinya tak pernah didengar oleh Muhaimin,’’ paparnya.esa/LI-07