LENSAINDONESIA.COM: Dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat strata Perwira Tinggi (Pati). Sehingga, kinerja TNI ke depan lebih optimal.

Mutasi jabatan itu berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/ 683/IX/ 2011 tanggal 6 September 2011, tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Yang ditetapkan mutasi jabatan terhadap 12 Pati TNI, diantaranya 11 orang di jajaran TNI AD dan 1 orang di jajaran Kemenko Polhukam RI.

Tujuh perwira mendapatkan mutasi itu adalah Mayjen TNI Leonardus JP Siegers SIP dari Pangdam I/BB menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus dari Danjen Kopassus menjadi Pangdam I/BB, Mayjen TNI Wisnu Bawatenaya dari Danpussenif Kodiklat TNI AD menjadi Danjen Kopassus, Mayjen TNI Amril Amir, SIP dari Pangdam VII/Wrb menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI Muhamad Nizam dari Pangdivif-1 Kostrad menjadi Pangdam VII/Wrb, Brigjen TNI Ibnu Darmawan dari Wakil Gubernur Akmil menjadi Asdep 2/IV Koord Intelijen Pertahanan Kemenko Polhukam RI dan Brigjen TNI Mohamad Nasir dari Kadisjasad menjadi Kasdam II/Swj.

Sedangkan, lima perwira yang mendapatkan promosi, yakni Brigjen TNI E Hudawi Lubis dari Asdep 2/IV Koord Intelijen Pertahanan Kemenko Polhukam RI menjadi Danpussenif Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Harry Purdianto, SIP MSc dari Kasdam II/Swj menjadi Pangdivif-1 Kostrad, Kolonel Inf Istu H Subagio SE MBA dari Pamen Ahli Gol IV Akmil Bid Taktik dan Teknik Dasar menjadi Wakil Gubernur Akmil, Kolonel Kav Agus Haryono dari Pamen Ahli Kasad Bid Sosbud menjadi Kadisjasad dan Kolonel Inf Andogo Wiradi dari Pamen Ahli Gol IV Kopassus Bid Nubika menjadi Asdep Koordinasi Pengelolaan Wilayah Khusus Kemenko Polhukam RI.

Dan roda mutasi sesuai keputusan Panglima TNI tersebut berlaku sejak tanggal 6 September 2011. RED/LI-10