LENSAINDONESIA.COM: Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Wapres Boediono dan Gubernur BI (Bank Indonesia) Darmin Nasution akhirnya dilaporkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) oleh adik kandung Gus Dur, Lily Wahid.

Lily yang mendatangi Gedung KPK bersama Sri Bintang Pamungkas itu melaporkan adanya dugaan korupsi ‘permainan’ pajak yang melibatkan Sri Mulyani atas kasus pajak yang menyeret Paulus Tumewu, pemegang saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk.

Selain Sri Mulyani, Lily juga melaporkan Wapres Boediono. Menurutnya, Boediono telah melakukan tindak pidana korupsi terkait pembebasan pajak Bank Mandiri senilai Rp 2,2 triliun. Hal itu dilakukan Boediono dengan mengeluarkan peraturan menteri keuangan yang hanya berlaku saat itu dan kemudian ditarik kembali. Dalam kasus itu juga melibatkan Gubernur BI Darmin Nasution. “Kita melaporkan, bahwa Gayus saja sebagai pegawai kecil, hanya pegawai rendahan bisa melakukan kerugian kepada negara. Apalagi bos-bosnya,” ujar Lily.

Sementara, terkait skandal Bank Century, Lily berpijak pada kemenangan gugatan Hesham Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi. Sehingga, dipastikan dapat mempercepat pengungkapan dugaan skandal Bank Century, meski berdampak pada pemakzulan Presiden SBY.

Sedangkan, Bambang Soesatyo, anggota Tim Pengawas Century DPR RI, mengatakan, bahwa menangnya kasus Hesham dan Rafat semakin membuktikan jika selama ini ada pihak yang menggelapkan dana bailout. HKM/LI-10