LENSAINDONESIA.COM: Saat ini, di Bojonegoro beredar  SMS yang mengajak warga untuk berangkat jihad ke Ambon. Ajakan tersebut meresahkan masyarakat, hingga Kapolres Bojonegoro dan Bupati Suyoto  angkat bicara  agar mengabaikan SMS bernada provokasi tersebut.

“Saya berharap agar masyarakat Bojonegoro jangan mudah terprovokasi ajakan jihad yang tidak jelas jluntrungnya. Saat ini, Ambon telah aman,” tegas Kapolres Bojonegoro AKBP Widodo saat dikonfirmasi lensaindonesia.com, senin ( 19/9/2011).

Kapolres berharap agar masyarakat tetap tenang  dan tidak terpengaruh ajakan tersebut. “Saat ini, sedang kami telusuri kiriman SMS itu,” tandas Widodo

Bupati Bojonegoro Suyoto menegaskan agar warganya tidak terpancing ajakan jihad ke Ambon. “Ini adalah SMS yang menyesatkan, dan tidak bertanggung jawab, Tujuannnya, memecah belah kesatuan bangsa,” tandas Suyoto.

Untuk itu, jika  mendapati SMS provokasi itu, Bupati menghimbau warganya menyikapi dengan tenang. “Jangan sampai ada yang terpengaruh ajakan orang yang tidak bertanggung jawab seperti itu,” kata Suyoto.  hid/LI04