LENSAINDONESIA.COM: Dalam rangka menyambut HUT Jawa Timur ke-66, Pemprov Jatim menggelar sejumlah event, diantaranya Jatim Fair, Jatim Expo, dan East Java Carnival (JAC) Board.

Pagelaran ini digalang oleh 5 konsorsium dari APBI DPD Jatim (Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia), PERSI Jatim (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia), APKRINDO Jatim (Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia), CASA GRANDE Jatim (Asosiasi Hotel berintang 3,4,5 dan Golf Course ), dan APRINDO Jatim ( Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia).

Kegiatan tersebut dinamai JASCULCAR (East Java Shopping and Cultural Carnival). Dan sesuai SK Gubernur No.188/425/KPTS/013/2011, kegiatan tersebut akan diadakan mulai 1-30 Oktober 2011.

Disampaikan Yusak Anshori, Executive Director JAC Board, “Kegiatan ini bertujuan selain memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, juga sekaligus mempromosikan potensi produk dan industtri kreatif Jatim. Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian di bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi di Jawa Timur,” katanya kepada LIcom di lokasi Surabaya Plaza Hotel, Rabu, (21/09/2011).

Yusak melanjutkan, “Wadah ini berlaku bai pelaku tourism trade guna mendatangkan investor untuk peluang usaha, khususnya usaha di bidang Pariwisata,” lanjutnya.

Dalam event ini, menurut Yusak, dukungan dari 5 asosiasi tersebut murni upaya kepedulian kepada pelaku usaha yang mempunyai visi yang sama. Masing-masing ingin menggaet pasar global untuk datang ke Jawa Timur.

“Kami menargetkan dalam event JAC Board ini bisa memberikan kontribusi sebesar Rp 6 triliun,” imbuh Yusak, yang juga Ketua Dewan pariwisata Indonesia (Indonesia Council For Tourism)  Jawa Timur.

Rencananya, pembukaan JAC Board dilaksanakan  di Kota Malang, dan penutupan akan dilaksanakan di Surabaya. Ini dilakukan guna menghindari kecemburuan sosial dari masing-masing asosiasi.jey/LI-07