LENSAINDONESIA.COM: Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) setuju jika Bojonegoro menjadi kota minyak baru di Indonesia.

Hal itu ditegaskan Bupati Bojonegoro, Suyoto, pada LENSAINDONESIA.COM, Sabtu (1/10/2011).

Untuk itu, berbagai fasilitas segera akan dibangun. Seperti, Bandar Udara (bandara) khusus dan pembangunan berbagai infrastruktrur rekayasa migas. “Nilainya puluhan trilliun rupiah untuk mendukung kota minyak tersebut,” ujar Suyoto .

Diketahui, hingga saat ini sudah terdapat sejumlah perusahaan migas yang mengerjakan mengeboran minyak di Sumur Sukowati, Desa Campurejo, Bojonegoro, yakni Petrocina (JOB PPEJ) yang berkapasitas mencapai 40.000 barel per harinya .

Selain itu, di Sumur Banyuurip, Kecamatan Ngasem juga terdapat perusahaan minyak raksasa dari AS, Exxon Mobil, melalui anak perusahaannya Mobil Cepu Limited (MCL) yang telah menangani lapangan sumur minyak itu ditargetkan pada puncak produksinya mencapai 165.000 barel per harinya .

Sementara, saat ini PT Tripatra dan Samsung yang akan memulai proyek EPC 1. Hal itu dilakukan agar produksi minyak di Indonesia bisa terdongkrak oleh produksi minyak dari Bojonegoro. HID/LI-10