LENSAINDONESIA.COM: Penanaman modal di sektor migas tahun ini telah melampaui target. Sekitar US$ 13,6 miliar hingga September ini telah dikantongi pemerintah Indonesia.

Sayangnya, pencapaian permodalan tersebut tak diikuti sektor hilir migas yang meminati berinvestasi baru mencapai 25 persen.

“Untuk sektor hulu migas, target yang ditetapkan telah terlampui. Namun untuk hilir migas, baru mencapai 25 persen. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita bisa memenuhi hal ini,” ungkap Dirjen EBTKE, Kementerian ESDM, Kardaya Warnika, Minggu (2/10/2011) di Jakarta.

Peminat permodalan di bidang migas terus meningkat tiap tahun. Pada 2010 lalu, investasi migas mencapai US$ 13,5 miliar. Hanya pada 2009, investasi mencapai US$ 12,7 miliar atau turun dibandingkan 2008 yang mencapai US$ 13,5 miliar.

Dibandingkan 2007 lalu, investasi migas mencapai US$ 11,1 miliar, tahun 2006 sebesar US$ 9,66 miliar, tahun 2005 mencapai US$ 8,26 miliar dan tahun 2004 sebesar US$ 5,9 miliar. AND/LI-10