LENSAINDONESIA.COM: Program KTP elektronik (E-KTP) yang tengah digalakkan pemerintah mulai menemui kendala, terutama pada masalah jaringan internet yang kerap terganggu. Masalah lain yang muncul adalah peralatan iris mata (perekam mata) yang rusak, kamera ngadat, hingga alat untuk tanda tangan elektronik rusak, kadang kala listrik suka mati. Sebab, ada jaringan yang bahkan bermasalah selama 10 hari.

Akibatnya, pelayanan E-KTP ini menjadi terganggu, di antaranya hal tersebut terjadi di Kelurahan Duren Sawit  Jakarta Timur.Hal di katakan Camat Duren Sawit Drs Wahyu Supriatna, MSi kepada lensaindonesia.com di Jakarta. beberapa waktu lalu.”Umumnya kerusakan jaringan ini terjadi dari server pusat, sehingga program e-KTP jadi terhambat,” katanya.

Ia berharap kerusakan, peralatan itu segera diperbaiki sehingga program nasional ini dapat berjalan lancar. “Tercatat ada sekitar 3000 lebih KTP yang sudah diterbitkan di wilayah Kecamatan Duren Sawit,”harapnya.

Wahyu mengatakan, E-KTP,tidak ada lagi kendala hanya saja kendalanya biasanya orang tidak sabar menunggu saja.” Kalau waktu itu ada sedikit agak lambat, karena sempat terjadi pemadaman listrik selama 20 menit, karena sebelumnya pihak kita sudah persiapkan banyak dan saat ini kendala itu sudah di atasi hanya tergantung dari server pusat dalam mengirim data dalam pembuatan KTP tersebut dan tidak di pungut biaya apapun jika ada yang memungut biaya tolong segera laporkan, nanti akan kami berikan peringatan,”ujarnya.

Menurut Camat Duren Sawit, di samping program dari pemerintah E KTP ini juga di Kecamatan  Duren Sawit ini ada kegiatan religius sebagai contoh kegiatan marawis yang sudah berkembang di wilayah Duren Sawit yakni mahgrib mengaji.” Jadi setiap maghrib kita-kita seluruh masyarakat yang memeluk agama Islam memberikan pengajaran kepada anak-anak untuk mengaji,”tuturnya. win/LI-08