LENSAINDONESIA.COM: Pacific Paint, perusahaan cat terkemuka di Indonesia meluncurkan produknya bernama Pasific ECO (easy clean odorless).

Produk terbaru ini adalah cat tembok interior anti noda yang ramah lingkungan dan hampir tidak berbau, serta memiliki kandungan Volatile Organic Compound (VOC) yang sangat rendah.

VOC ini sendiri merupakan senyawa kimia berbasis karbon yang mudah terurai pada temperatur ruangan dan menyebabkan bau yang menyengat. Pada ruang tertutup atau ventilasinya kurang baik, cat konvensional dengan kadar VOC yang tinggi akan menimbulkan bau yang terperangkap, sehingga ruangan menjadi tidak layak huni.

Chandra Budiono, Technical Advisor Pacific Paint mengatakan bahwa kandungan VOC pada produknya sudah memenuhi standar green label dari Singapura.

“Cat tembok dengan standar green label, kadar VOCnya maksimum 25 gram/kg cat, tapi Pacific ECO kadar VOCnya kurang dari 2 gram/kg cat,” ujar Chandra pada press conference Pacific ECO di Blooming Café, FX Senayan, Jakarta , Rabu (5/10).

Sementara itu, Direktur Pacific Paint Suryanto Tjokrosantoso menyatakan bahwa peluncuran Pacific ECO merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk selalu memberikan kontribusi kepada masyarakat Indonesia melalui produk-produk berkualitas.

“Sejak berdiri pada tahun 1943, kami selalu mempersembahkan produk berkualitas, selain keindahan dan perlincungan melalui produk-produk untuk masyarakat,” kata Suryanto.

Suryanto menggarisbawahi prinsip ramah lingkungan diterapkan secara konsisten di Pacific Paint. “Dalam mengelola tata lingkungan, kami mengacu kepada peraturan pemerintah dan melakukan konsultasi rutin dengan pihak BPLHD Jakarta Utara dan pihak KLH provinsi DKI Jakarta,” tegas Suryanto.

Tata laksana tersebut, lanjut Suryanto, antara lain berupa penanganan khusus untuk limbah yang sesuai dengan sertifikasi yang berlaku. “Kami juga menerapkan prinsip Reduce, Reuse dan Recycle (3R) dalam operasional perusahaan,” tandas Suryanto.

Hadir dalam peluncuran Pacific ECO, artis cantik Dona Agnesia dan Hj. Sias Mawarni Saputra selaku pemilik restoran ice cream Ragua yang membicarakan bangunan miliknya menggunakan cat ramah lingkungan ini.rudi/LI-07