Ambon Jazz Plus Festival 2011 Ubah Gambaran Ambon Negeri Konflik

LENSAINDONESIA.COM: Ambon Jazz Plus Festival 2011 Ingin Ubah Paradigma Ambon Negeri Konflik
Pada tanggal 7-9 Oktober 2011 digelar penyelenggaraan musik Ambon Jazz Plus Festival (AJPF) 2011 di Pattimura Square, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Penyelenggaraan musik terbesar ini diharapkan berdampak besar mengubah paragdigma dunia internasional tentang Ambon. Acara ini akan dimeriahkan oleh musisi dan vokalis dalam dan luar negeri.

“AJPF 2011 akan berdampak besar mengubah paradigma masyarakat Indonesia dan dunia internasional bahwa Ambon adalah daerah yang aman untuk dikunjungi dan tidak lagi menjadi wilayah konflik seperti isu yang berkembang selama ini,” kata Direktur Festival AJPF 2011, Andy Erick Manuhuttu, di Ambon, Provinsi Maluku.

Seperti diketahui, peristiwa pertikaian antar masyarakat di Ambon baru saja terjadi pada tgl 11 September lalu yang melibatkan seorang tukang ojek dan pejalan kaki. Kekacauan terjadi karena banyak sekali masyarakat yang salah paham dan saling lempar batu. Tanggal 25 lalu, Ambon juga diguncang terror bom meski bom itu tak meledak.

Kegiatan musik ketiga itu mengambil tema “Let`s have fun, Ambon Aman” itu, mengambil lokasi di Pattimura Park. Pemindahan lokasi ini guna memberikan kesempatan bagi seluruh warga di Kota dan Pulau Ambon, maupun dari luar Maluku dapat menyaksikan event bertaraf internasional itu dengan baik.

“Malah Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy memberikan dukungan acara musik ini, mengingat dampaknya sangat besar untuk mengembalikan citra Kota Ambon yang aman dan damai, sekaligus menjadi kota musik. Musisi yang akan mengambil bagian kegiatan itu antara lain Maya Hasan, Saba, dan beberapa musisi nasional dan internasional,” kata Andy.

Keterlibatan personel TNI-Polri hanya untuk menjamin penyelenggaraan pesta musik bertaraf internasional ini berlangsung aman dan sukses dan bukan karena kondisi kota Ambon yang belum kondusif.

Seluruh penyanyi dan musisi dari dalam dan luar negeri yang diundang berpartisipasi pada AJPF 2011, belum ada yang membatalkan rencana kehadirannya untuk tampil di acara tersebut. rudi/LI-08

Rosdiansyah

Recent Posts

Jadi panutan umat, Ulama harus tunjukkan sikap dan perilaku yang baik

LENSAINDONESIA.COM: Dakwah hakikatnya adalah mengajak kepada kebaikan, maka mengajak kepada kebaikan harus dengan cara yang baik. Seperti itulah metode yang…

1 hour ago

Perjuangan hidup mati dokter bedah sembuh dari COVID-19

LENSAINDONESIA.COM: dr Sriyanto Sp B, seorang dokter bedah memberikan testimoninya dalam berjuang hidup melawan Covid-19. Berikut kisahnya. Saya seorang dokter…

1 hour ago

Semeru muntahkan lava pijar sejauh 700 meter

LENSAINDONESIA.COM: Aktivitas Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur terus meningkat. Jumat, 4 Desember 2020, Semeru…

3 hours ago

Aksi Bela Bu Risma, warga Surabaya bagikan 2000 nasi bungkus gratis

LENSAINDONESIA.COM: Prihatin dengan hujatan 'Hancurkan Risma' untuk kepentingan politik, Pak Slamet, pemilik warung nasi yang berada di Jalan Anwari, Surabaya…

3 hours ago

Raih 322 penghargaan bukti kepemimpinan Wali Kota Risma diakui dunia

LENSAINDONESIA.COM: Surabaya berubah drastis di masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Menjelma menjadi kota yang diperhitungkan dunia, dan sejajar…

4 hours ago

Ketua KPU Jombang terkonfirmasi positif Covid-19

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, Athoillah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengikuti tes PCR Swab di Kantor…

4 hours ago