LENSAINDONESIA.COM: Event tahunan Jatim Fair 2011 di Grand City Malla Surabaya dalam rangka memperingati HUT Jawa Timur ke-66, akhirnya dibuka, Jumat (7/10/2011).

Acara ini didukung oleh Pemprov Jatim bekerjasama dengan PT Debindo Mitra Tama dan PT Hardayawidya Graha (JI Expo Group).

Beberapa pelaku bisnis dari beberapa vendor yang telah mempunyai branded market juga turut mengisi event ini.

Mengulang kesuksesan pada tahun sebelumnhya, Jatim Fair 2011 digelar sebagai ajang konektivitas bagi para produsen maupun konsumen untuk memperluas jaringan. Terbukti, acara ini diikuti berbagai lembaga Institusi Pemerintah kota/Kabupaten, BUMN/BUMD, Perusahaan besar, menengah, UKM dan Koperasi, serta berbagai usaha sektor riil lainnya.

Suasana pameran terbagi menjadi dua area, indoor dan outdoor. Acara tersebut menempati tempat dengan total luas 15.000 meter persegi di area terbuka. Sementara untuk indoor acara digelar berada di lantai 3.

Tak hanya itu, sejumlah stan sebanyak 550 stan juga menampilkan hasil karya dan produk masing-masing, mulai dari informasi, prestasi, potensi, serta produk unggulan daerah. Diantaranya kerajinan daerah, furnitur, garmen, hasil olahan kulit, perhiasan serta assesoris.

Tak lupa dari teknologi juga hadir melengkapi mulai dari elektronik, teelekomunikasi, otomotif, serta komoditas pertanian, perkebunan, pariwisata, perbankan, makanan, minuman, aneka hiburan permainan untuk anak dan keluarga.

Even ini dimeriahkan oleh penampilan artis-artis ibukota seperti saint loco, steven jam, Geisha, Ari Lasso, Ada band, J-rock, Shella on7, Smash, Ran, The Cangcuters.

Disamping itu, 9 perwakilan negara sahabat juga akan mengikuti perhelatan akbar Jawa Timur ini.

Vendor besar tersebut seperti Telkomsel, Flexi, League, Cheers, Wismilak, Picazzo, Nexian, serta produk otomotif juga turut menyemarakkan acara ini. Mereka mengisi varian terbaru masing-masing dari Proton, Honda, Suzuki, Piaggio, Viar, serta aneka industri sparepart dan aksesoris otomotif lainnya.

Dadan M, Direktur Utama PT.Debindo Mitra Utama, mengatakan, event tahun ini mempunyai  target dengan kontribusi sebesar Rp 56 miliar. “Target kami Rp 56 miliar,” paparnya kepada LIcom, Jum’at, (07/10/2011).

Sementara Kabag Perindustrian dan Perdagangan Biro Adm. Perekonomian Sekdaprov Jatim, Drs. Ach. Basuki, M.Si mengatakan hal yang sama. Menurutnya Jatim Fair 2011 ini merupakan jembatan emas antara Jawa-Bali sebagai jalur sirkulasi perdagangan maupun perindustrian yang menyerap calon investor di Jawa Timur.

“Kegiatan ini sekaligus menjadikan Jawa Timur sebagai icon penjualan sehingga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur,” terangnya.

Dari 300 Usaha Menengah Kredit Mikro (UMKM) yang ditampilkan, sambung Ach.Basuki, Jatim Fair 2011 diharapkan mencapai target pengunjung 200 ribu.

Acara ini secara resmi dibuka pada 7 dan ditutup 16 oktober 2011. Untuk grand opening akan digelar pada tanggal 10 Oktober . Pada grand opening ini akan disambut pesta kembang api dan dihadiri oleh Gubernur Jatim Soekarwo.jey/LI-07