Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
DKI

Pembuatan e-KTP di Jakpus Sejauh Ini Berjalan Lancar 

LENSAINDONESIA.COM: Sedikitnya 4.650 warga atau baru 30 % dari warga di Kelurahan Petojo Selatan yang telah dilayani pembuatan e-KTP (KTP elektronik).

Mulai tahun 2012 nanti, e-KTP akan menjadi satu-satunya identitas diri untuk berbagai keperluan, seperti pelayanan administrasi kependudukan, perbankan dan lain sebagainya.

Selain itu, selama 3 bulan pembuatan, mulai Oktober hingga Desember, pembuatan e-KTP gratis tanpa dikenai biaya. Namun setelah itu akan dikenai biaya yang besarnya minimal Rp 30 ribu.

“Kami berharap masyarakat Kelurahan Duri Pulo memanfaatkan E-KTP yang masih gratis, karena memang ini merupakan program pemerintah pusat secara nasional sistem administrasi kependudukan dengan menggunakan e-KTP akan meminimalkan identitas ganda,” jelas Feri, Lurah Duri Pulo, Jakpus, Sabtu, (15/10/2011).

Karena itu, proyek e-KTP bisa selesai pada 2012. “Sistem administrasi kependudukan inilah harapan kita. Dengan membangun sistem administrasi kependudukan, nanti pada 2014 daftar pemilih tetap (DPT) itu sudah fixed,” katanya.

Sistem administrasi kependudukan secara elektronik akan memberikan penolakan terhadap identitas ganda, tambah Lurah Feri.

Sementara itu Feri mengemukakan, dari seluruh warga di wilayahnya yang wajib ber-KTP, selama pelaksanaan pembuatan e-KTP sampai dengan minggu ini sudah 8 RW dari 11 RW + 6.100 warga nya yang dilayani sampai sejauh ini masih berjalan lancer. Pihak kecamatan dan kelurahan sendiri sudah melakukan sosialisasi kepada para warga melalui RW dan RT agar memanfaatkan pembuatan E-KTP ini yang gratis.

Di tempat terpisah, dari pantauan LIcom di kelurahan Petojo Selatan Jakarta Pusat, Lurah Petojo Selatan, Dedi mengatakan, pembuatan e-KTP saat ini sudah berjalan baik dan tidak ada masalah di wilayahnya.

Menurut Lurah Dedi, warganya sangat antusias berpartisipasi dalam pembuatan e-KTP. Ada pengambilan rekam data foto diri bagi pemohon, pengambilan sidik jari dan pemindaian iris mata.

“Nah, diharapkan dalam waktu 3 bulan, rekam data untuk semua warga yang wajib ber-KTP sudah selesai mencapai target,” jelas Lurah Dedi.

Dedi menambahkan, dari total wajib KTP warga kelurahan Petojo Selatan, sebanyak 15.200 orang mempunyai kewajiban membuat KTP. Hanya, sampai saat ini baru 4.650 orang, atau sekitar 30% yang sudah membuat e-KTP. Sedangkan sisanya 70 % belum membuat e-KTP yaitu sebanyak 10.550.

Diakui Dedi, kekuatan pembuatan e-KTP per hari di wilayahnya sebanyak 150 e-KTP.dody/LI-07