LENSAINDONESIA.COM: Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan berjanji akan memberikan ruang kepada petani rotan agar rotannya diserap oleh pengrajin. Dirinya sudah diberi keyakinan oleh Kementerian Perindustrian bahwa penyerapannya akan benar-benar terserap.

“Saya sudah berdiskusi dengan Menteri Perindustrian, Menteri Kehutanan, dan para Gubernur, seperti Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Sulawesi Barat. Masing-masing mewakili Kalimantan dan Sulawesi,” ujar Gita saat ditemui di sela sidak di kantornya, Jakarta, Senin (7/11) malam.

Menurut Gita,  Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 36 Tahun 2009 mengenai ekspor rotan akan benar-benar holistik dan memberdayakan petani rotan di seluruh Indonesia. Pihak industri sudah memberikan penekanan bahwa pengerajin rotan juga akan dibina dan dikembangkan bukan hanya di Jawa saja. Tetapi di Kalimantan dan Sulawesi.

Gita mengingatkan, Revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) soal penyetopan ekspor bahan baku rotan tidak berlaku sepihak. Tetapi, itu mementingkan semua kepentingan industri rotan, baik dari sisi pasokan dan kebutuhan.

“Jadi kepentingan stakeholder (pemangku kepentingan) akan betul-betul diperhatikan,” papar Gita.day/LI-07