LENSAINDONESIA.COM: Kantor KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) digeruduk ratusan mahasiswa asal Kutai Barat. Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kutai Barat (Akbar) mengadukan Bupati Kutai Barat Ismael Thomas ke KPK, karena diduga ngemplang miliaran rupiah anggaran Pemkab Kutai Barat.

Koordinator unjukrasa Lendi kepada wartawan, Kamis (10/11/2011), mengatakan, otonomi daerah yang dilaksanakan oleh pemerintahan daerah sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat belum dirasakan oleh masyarakat.

“Miliaran rupiah anggaran Pemkab tidak sepenuhnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, melainkan dikorupsi oleh kepala daerah dan kroni-kroninya” ungkapnya pada LENSAINDONESIA.COM.

Apalagi, Lendy menambahkan, dari hasil pemeriksaan keuangan oleh BPK, diketahui Pemkab Kutai Barat banyak sekali melakukan penyelewengan anggaran.

“Uang negara sebesar Rp 239 miliar terbukti dihambur-hamburkan oleh banyak instansi untuk kegiatan-kegiatan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.

“Dan Ismael Thomas inilah yang paling bertanggungjawab atas segala penyelewengan anggaran yang terjadi di kabupaten Kutai Barat. Oleh karena itu, kami menuntut KPK mengusut tuntas praktek korupsi anggaran Kabupaten Kutai Barat yang dilakukan oleh Ismael dan kroni-kroninya,” ujar Lendy.

Dalam aksinya, Akbar membawa spanduk besar bertuliskan daftar tindak korupsi yang dilakukan bupati dan kroni-kroninya. ari/L11/LI-10