LENSAINDONESIA.COM: PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) kembali melakukan penanaman 10 ribu pohon mangrove di seputaran Pantai Timur Surabaya, tepatnya di Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Gunung Anyar. Upaya itu dilakukan untuk pelestarian lingkungan dari abrasi laut.

“Penanaman ini adalah untuk yang kedua kalinya. Pada 2010 lalu, kami juga menanam 10 ribu magrove di lokasi yang sama. Pelaksanaan penanaman kami lakukan sejak Rabu (9/11/2011) kemarin,” kata Asisten Senior Manajer Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pelindo III, Djohan Hudoyo, Jumat (11/11/2011).

Djohan menyatakan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program 1 miliar pohon yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN. Untuk tahun 2011 ini, Pelindo III telah menanam 22.700 pohon dari target yang ditetapkan sebanyak 17.500 pohon.

“Penanaman tersebut dimaksudkan untuk mencegah abrasi laut serta meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani tambak. Mangrove memiliki akar yang kuat dan dapat menahan gelombang, juga digunakan oleh ikan untuk berkembang biak,” ujarnya.

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa mangrove memberi sumbangan sangat potensial untuk mengurangi emisi karbon dibanding hutan hujan tropis. Masalahnya, mangrove terus mengalami kerusakan dengan cepat di sepanjang garis pantai, sejalan dengan persoalan emisi gas rumah kaca.

Sebuah studi yang dipublikasikan pada 3 April 2011 dalam Nature GeoScience, para ahli mengukur cadangan karbon dalam hutan mangrove berdasarkan luas areal wilayah Indo-Pasifik. Tidak ada studi selama ini yang mengintegrasikan pentingnya mengukur total cadangan karbon mangrove berdasarkan geografi atau luas wilayah hutan mangrove. rid/LI-10